PENINGKATAN PENGETAHUAN HIV/AIDS SISWA SMAN 1 PARONGPONG MELALUI PENDEKATAN PENDIDIKANKESEHATAN DENGAN METODE LEAFLET DAN VIDEO
Florence Dian Nafesti Wahyudi*, Imanuel Sri Mei Wulandari**

Abstrak

ABSTRAK

 Angka infeksi  HIV dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, bahkan pada usia remaja 15-19 tahun. Meningkatnya kasus HIV/AIDS dikalangan remaja sejalan dengan kurangnya pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS. Banyak upaya yang sudah dilakukan pemerintah untuk mencegah meningkatkan kasus HIV/AIDS, penting juga dilakukan suatu intervensi yang mampu mencegah peningkatan kasus HIV/AIDS pada kalangan remaja. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan siswa SMAN 1 Parongpong sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Quasi Experiment Design dengan pendekatan Pre-test Post-test control group design. Data yang didapat diolah dengan menggunakan uji Mann Witney dan Paired t test. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 86 siswa yang terbagi menjadi 2 kelompok, setiap kelompok mendapat intervensi yang berbeda. Hasil dari uji homogenitas tingkat pengetahuan sebelum intervensi menunjukan tidak ada perbedaan (p>0,005) pada kedua kelompok. Setelah dilakukan intervensi terdapat perbedaan tingkat pengetahuan yang signifikan diantara kedua kelompok dengan nilai p<0,005. Dapat  disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan dengan media video lebih efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswa dibanding media leaflet.

 

Kata kunci: Pengetahuan, HIV/AIDS, pendidikan kesehatan
 



© 2014 copyright | Design & Programming by ICT STIKES Santo Borromeus