REVIEW: PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOXIDAN, PENCEGAHAN KOMPIKASI DM TIPE2 DAN ANTI-ALERGI BAWANG HITAM DENGAN BAWANG PUTIH
Novitaria Sembiring, S.Farm*, Dr. Yoppi Iskandar, M.Si., Apt*, Dr. Yoga Windu Wardhana M.Si., Apt*

Abstrak

ABSTRAK

 

Bawang hitam (Black garlic) merupakan produk dari bawang putih (Allium sativum) yang disimpan dalam waktu tertentu pada suhu dan kelembaban yang tinggi. Perubahan warna yang terjadi akibat adanya reaksi Maillard yang mengubah warna bawang putih menjadi hitam. Bawang hitam (Black garlic) mengandung antioxidan yayng tinggi diantaranya DL-Lactic acid, 5-hydroxymethyl-2-furfural, Adenosin, Uridine, (1S,3S)-1 methyl-1,2,3,4-tetrahydro-β-carboline-3-carboxylic acid, (1R,3S)-1 methyl-1,2,3,4-tetrahydro-β-carboline-3-carboxylic acid dan 2-Acetylpyrrole. Bawang hitam (Black garlic)  memiliki beberapa aktivitas farmakologis diantaranya, antioxidant yang tinggi, menghambat komplikasi penyakit diabetes mellitus tipe 2 karena menekan produksi hidrogen peroksidase dan anti-alergi dengan memodifikasi sel Mast dan Basofil yang merupakan mediator alergi.

Kata Kunci: Bawang Hitam, Antioxidant, Komplikasi DM Tipe 2, Anti-Alergi

 



© 2014 copyright | Design & Programming by ICT STIKES Santo Borromeus