HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN IBU DENGAN PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK USIA SEKOLAH DI SDN LABUHAN RATU EMPAT
Febri Christian Putra*, Tina Shinta P. S.**

Abstrak

Abstrak

Data RSUPN dr. Ciptomangunkusumo 65,90% dari seluruh subjek penelitian berada pada usia kurang dari 12 tahun dan proporsi terbesar mengalami masalah hubungan dengan teman sebaya 54,81% dan masalah emosional 42,2%. BPS Lampung menyatakan gangguan emosional  mengalami peningkatan pada tahun 2014 sampai 2015 menjadi 52,92%. Perkembangan emosional adalah suatu perasaan atau suasana yang kompleks (a complex feeling state) dan getaran jiwa (a stird up sate) yang muncul sebelum/sesudah terjadinya perilaku. Penelitian bertujuan mengidentifikasi hubungan status pekerjaan ibu dengan perkembangan emosional anak usia sekolah di SDN Labuhan Ratu Empat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan cara Non Probability Sampling menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel 128 orang. Analisa data statistik adalah chi-square. Simpulan hasil penelitian tidak terdapat hubungan status pekerjaan ibu dengan perkembangan emosional anak usia sekolah di SDN Labuhan Ratu Empat. Saran peneliti, terhadap sekolah dapat melakukan tes kecerdasan emosional anak untuk mengetahui kategori kecerdasan emosional dalam menggali dan mengembangkan kemampuan siswa-siswi.

 

Kata kunci: Status pekerjaan ibu, perkembangan emosional.

 



© 2014 copyright | Design & Programming by ICT STIKES Santo Borromeus