Hubungan Motivasi Instrinsik Dengan Kesiapan Peserta Pelatihan Menjadi Motivator Kesehatan Masyarakat
Kategori:Jurnal Tidak Terakreditasi
Penulis:Elizabeth Ari Setyarini., S.Kep., Ns., M.Kes.
Prodi.:D3 Keperawatan
No./Edisi:1
Vol./Thn.:7
Bulan:Juni
Tahun:2013
ISSN:1410-234X
Abstrak:Pentingnya peran aktif masyarakat dalam menunjang keberhasilan pembangunan dalam bidang kesehatan, oleh karena itu diperlukan adanya agen-agen pembangunan yang dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam  pembangunan.   Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan motivasi instrinsik dengan kesiapan  peserta pelatihan menjadi motivator kesehatan masyarakat Termasuk dalam motivasi instrinsik adalah motivasi ingin maju, pencapaian dan merasakan stimulasi. Penelitian ini menggunakan metode  deskriptif kuantitatif dengan design korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta pelatihan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat (sampel jenuh) sejumlah 52 orang. Hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada hubungan antara motivasi ingin tahu, pencapaian dan merasakan stimulasi dengan p value > 0,005 dengan kesiapan ibu menjadi motivator kesehatan masyarakat. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah pentingnya kegiatan pelatihan kesehatan masyarakat secara berkesinambungan dan adanya penyegaran dan  pembinaan kepada peserta pelatihan agar termotivasi menjadi motivator kesehatan di masyarakat
    



© 2014 copyright | Design & Programming by ICT STIKES Santo Borromeus